Seskoad Berinovasi Secara Kontinu Mengintegrasikan Teknologi Dengan Sistem Pembelajaran Hybrid

oleh

Bandung, 04 Agustus 2025 — Sejak pandemi COVID-19, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) sudah menerapkan sistem pembelajaran hybrid yang memadukan metode belajar secara daring (online) dan luring (offline). Meskipun pandemi telah berlalu, model ini masih digunakan karena dinilai meningkatkan fleksibilitas dan efektivitas proses belajar, tanpa mengurangi kualitas pembentukan karakter dan kompetensi perwira siswa.

Baca juga:  TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Mulai Wujudkan Rumah Layak Huni, Rehab RTLH Milik Ibu Diana Capai 25 Persen

Pembelajaran daring dilakukan melalui platform digital untuk penyampaian materi, tugas, dan diskusi jarak jauh, sementara pembelajaran luring difokuskan pada diskusi tatap muka, latihan lapangan, serta kegiatan kepemimpinan.

Sebagai bagian dari pengembangan sistem dengan pembelajaran secara online, Seskoad menerapkan metode Flipped Classroom, dimana para Perwira Siswa memelajari materi secara mandiri sebelum masuk kelas. Ini memungkinkan sesi tatap muka digunakan secara optimal untuk diskusi, tanya jawab, dan penerapan konsep dalam studi kasus.

Baca juga:  15 Negara Ikuti Military Attache Tour 2025 Ke Jogjakarta dan Magelang

Melalui pendekatan hybrid dan didalamnya dengan metode pembelajaran Flipped Classroom, Seskoad terus berinovasi demi mencetak perwira TNI AD yang adaptif, profesional, dan juga siap menghadapi tantangan strategis masa depan. (Penseskoad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.